INOVASI LIMBAH PLASTIK MENJADI ECO-BRICKS

Ecobrick, Inovasi pemanfaatan limbah plastik

Ecobrick, Inovasi pemanfaatan limbah plastik

Plastik merupakan molekul poliester yang sulit diurai oleh bumi secara alami. Oleh karena itu dibutuhkan campur tangan manusia untuk mengolahnya. Cara mengolah plastik yang terbaik adalah dengan cara mendaur ulangnya.Banyak cara untuk mendaur ulang plastik.

Salah satu caranya adalah dengan membuat plastik tersebut menjadi ecobrick. Ecobrick adalah bata yang ramah lingkungan. Ecobrick dibuat dengan cara memasukan plastik-plastik bekas kedalam botol bekas hingga padat dan botol menjadi keras.

Proses membuat ecobrick agar dapat dimanfaatkan memang tidak sebentar. Dibutuhkan waktu dan materi plastik yang tidak sedikit. Walaupun prosesnya terlihat sederhana, sebuah botol plastik ukuran 600 mililiter dapat diisi sekitar 250 gram sampah plastik atau setara dengan 2500 lembar plastik bungkus mie instan. Namun perlu proses untuk membuat itulah yang menjadi tantangan.

Karya seni yang berkelas tidak dapat dibuat dalam waktu yang sebentar. Oleh karena itulah ecobrick adalah seni pengolahan plastik yang berkelas.

‘’Ecobrick tidak dapat mengurangi jumlah sampah, namun dengan membuat ecobrick plastik bekas dapat diubah menjadi sesuatu benda yang lebih visioner” kata Russell yang merupakan bule penggagas pembuatan ecobrick asal Kanada.

Oleh karena itu penggunaan plastik perlu dikurangi agar jumlah plastik tidak terus meningkat. Jumlah plastik yang terus meningkat tentunya juga akan menambah masalah pada lingkungan. Lingkungan yang bermasalah juga secara otomatis akan berpengaruh terhadap organisme yang berkaitan, termasuk manusia itu sendiri.

Rumah yang didirikan dari ecobricks

Rumah yang didirikan dari ecobricks

Botol-botol  hasil Ecobrick sendiri dapat dirangkai dengan lem dan dibentuk menjadi kursi, meja, dan bahkan bisa dimanfaatkan sebagai bahan untuk pembuat tembok selayaknya batu bata. Russel mengaku dirinya bersama teman-temannya telah mampu membuat rumah, taman, meja, dan kursi di Filipina dengan metode ini. Metode ini sendiri juga membantu mengurangi sampah individu, rumah tangga, dan masyarakat luas tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

 

Sumber:

  1. wordpress.com
  2. hrcindonesia.org
  3. com

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>